fbpx

Dobelalmond.com – Mitos Mata Kedutan Pertanda Buruk? Ketahui Fakta Sebenarnya. Hai sahabat Dobela, memang tak bosan kami selalu membahas tentang seputar kesehatan dan bagaimana menjalankan pola hidup sehat. Tentu kalau kita telaah lebih dalam, kesehatan sudah menjadi hal yang lazim dibahas di masa sekarang ini.

Disaat menjamurnya makanan instan dan tidak sehat serta polusi udara yang semakin hari semakin parah bagi kesehatan paru-paru, belum ditambah lagi penggunaan gadget sepeti handphone, laptop, tablet, console portable dan sebagainya yang menyababkan pola hidup tidak sehat.

Nah kali ini temanya tentang Mitos Mata Kedutan Pertanda Buruk? Ketahui Fakta Sebenarnya. Apa sih sebenarnya tentang mata kedutan.

Tentu hampir semua manusia di dunia mengalami yang namanya mata kedutan, dan banyak mitos yang berkembang bersamanya. Ada yang mengatakan pertanda akan mengalami kesedihan, ada juga yang mengatakan akan mendapatkan kesialan, namun itu semua hanya mitos belaka yang kita tidak boleh mempercayainya.

Lalu apa sih fakta sebenarnya ?

Mata kedutan dimana sekitar otot mata bergerak sendiri yang ditandai dengan spasme atau pergerakan pada kelopak mata, baik pergerakan pada kelopak mata atas maupun bawah.

Mata kedutan ini datang secara tiba-tiba seperti kita cegukan dan tidak bisa kita cegah. Terkadang bagi sebagian orang sangat mengganggu, namun sebagian lagi tidak merasakan karena pergerakannya yang terlalu kecil dan sedikit sehingga terkadang tidak disadari bahwa matanya sedang kedutan.

Baca Juga : Tips dan Trik Sederhana Menahan Makanan Tidak Sehat

Kamu harus kenali dulu kondisinya mengapa mata kedutan, sehingga kamu mengetahui cara penanganannya apakah ini indikasi dari gejala medis yang serius atau tidak. Selanjutnya apa yang mesti kita lakukan kalau mengalami mata kedutan dan bagaimana cara mengatasinya ?

1. Sedang mengalami stres
Memang tidak semua orang mengalami hal yang sama, namun stress menjadi salah satu pemicu dari mata kedutan tapi ini tidak terlalu berbahaya dan dapat ditangani dengan cara menenangkan diri dan menghilangkan pikiran yang memicu terjadinya stress. Kamu bisa melakukan relaksasi seperti teknik pernapasan, kumpul bersama keluarga dan teman atau juga bisa melakukan yoga sehingga tidak perlu ke dokter.

2. Kelelahan
Pemicu lainnya adalah kelelahan, bisa terjadi karena memang mata kamu sudah lelah karena kurang tidur atau memang kamu melakukan aktifitas yang berat sehingga membuat tubuh kamu lelah. Cara mengatasinya ialah dengan istirahat yang cukup, memberi porsi waktu tidur yang cukup dan bersantai untuk menghilangkan rasa capek dan lelah/

3. Penggunaan Gadget dan Smartphone
Era sekarang membuat orang tidak lepas dari yang namanya handphone, tablet, PC dan Laptop sehingga dengan pemakaian yang berlebihan dapat membuat mata lelah. Cara mensiasatinya adalah dengan menggunakan pola 20-20-20 yaitu istirahatkan mata setiap 20 menit dengan melihat benda jauh disekitarnya minimal 20 kaki atau 6 meter selama 20 detik.

4. Kafein
Kafein terdapat di dalam makanan dan minuman, coba deh kamu kurangi mengkonsumsi coklat, teh, kopi, minuman bersoda dan alkohol, karena hal tersebut bisa memicu terjadinya kedutan mata. Selain merugikan kesehatan juga kalau diminum secara berlebihan maka ada baiknya kamu pertimbangkan untuk mengurangi bahkan berhenti mengkonsumsinya.

5. Mata kering
Untuk usia diatas 50 tahun problematikanya memang bisa terjadi mata kedutan, dan hal ini lumrah saja karena kondisi mata yang kering. Selain itu mereka yang usianya dibawah 50 tahunpun bisa terkena karena seringnya menggunakan laptop dan komputer. Penggunaan lensa kontak dan kelelahan juga memicu kondisi mata kering selain itu mengkonsumsi obat-obatan seperti antihistamin dan antidepresan juga bisa memicunya, jika kamu mengalaminya coba periksakan ke dokter mata agar mendapatkan penanganan dini.

6. Alergi dan Kekurangan nutrisi
Alergi pada mata akan mengakibatkan mata membengkak, berair dan gatal sehingga membuat anda mengucek mata dan akibatnya kelopak mata dan air mata akan melepaskan zat histamin yang akan menyebabkan mata kedutan. Selain itu kemungkinan kekurangan asupan nutrisi seperti magnesium akan mengakibatkan mata kedutan.

7. Benign essential blepharospasm
Kondisi ini terjadi biasanya pada usia di atas 30 tahun dan lebih banyak menyerang wanita daripada pria. Benign essential blepharospasm yaitu Kondisi ini menggambarkan kelainan saraf yang jarang dan menyebabkan spasme dan kontraksi otot di sekitar mata. dan akan membuat mata berkedut dalam jangka waktu lama. Selain itu dapat dipicu juga oleh stres, kelelahan, angin, cahaya, atau polusi udara. Benign essential blepharospasm biasanya bersifat genetik. Jika kondisi ini dibiarkan, dapat terjadi perburukan.

8. Hemificial spasm
Ini terjadi karena ada iritasi di saraf fasialis yang menyebabkan spasme sering muncul, awalnya mungkin dirasakan pada satu mata kemudian menyebar pada satu sisi wajah dan menyebabkan kontraksi spontan pada rahang, mulut, pipi, bahkan leher.

Dari informasi mengenai Mitos Mata Kedutan Pertanda Buruk? Ketahui Fakta Sebenarnya. Maka sebaiknya kamu menghilangkan pikiran yang bisa memicu stress, atau bisa jadi karena minuman alkohol sehingga kamu perlu berhenti mengkonsumsinya dan kurangi pemkaian gadget.